
Menguasai KPK dan FPB: Panduan Lengkap Soal Latihan Kelas 4 SD Beserta Pembahasannya
Pendahuluan
Dalam dunia matematika, ada dua konsep fundamental yang seringkali menjadi batu loncatan bagi siswa untuk memahami operasi bilangan yang lebih kompleks, yaitu Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB). Bagi siswa kelas 4 Sekolah Dasar (SD), penguasaan kedua konsep ini sangat penting karena menjadi dasar untuk berbagai materi pelajaran matematika selanjutnya, seperti pecahan, perbandingan, dan lainnya.
Meskipun terlihat sederhana, terkadang konsep KPK dan FPB masih membingungkan bagi sebagian siswa. Permasalahan ini seringkali muncul ketika soal-soal latihan mulai sedikit bervariasi atau disajikan dalam bentuk cerita. Oleh karena itu, artikel ini hadir untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai KPK dan FPB, serta menyajikan pembahasan soal-soal latihan yang relevan untuk siswa kelas 4 SD, lengkap dengan penjelasannya agar mudah dipahami.
Kita akan membahas berbagai metode untuk mencari KPK dan FPB, serta bagaimana mengaplikasikannya dalam berbagai jenis soal. Diharapkan, setelah membaca artikel ini, siswa kelas 4 SD akan merasa lebih percaya diri dan mampu menyelesaikan soal-soal KPK dan FPB dengan tepat.
Apa Itu KPK dan FPB?

Sebelum melangkah ke soal-soal latihan, mari kita tegaskan kembali definisi KPK dan FPB agar pemahaman kita lebih kokoh.
-
Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK)
KPK dari dua bilangan atau lebih adalah kelipatan terkecil yang sama dari bilangan-bilangan tersebut. Sederhananya, ini adalah angka terkecil yang bisa dibagi habis oleh semua bilangan yang dimaksud.Contoh:
Kelipatan 4: 4, 8, 12, 16, 20, 24, 28, …
Kelipatan 6: 6, 12, 18, 24, 30, …
Kelipatan persekutuan (yang sama) dari 4 dan 6 adalah 12, 24, …
Kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari 4 dan 6 adalah 12. -
Faktor Persekutuan Terbesar (FPB)
FPB dari dua bilangan atau lebih adalah faktor terbesar yang sama dari bilangan-bilangan tersebut. Faktor adalah bilangan yang dapat membagi habis suatu bilangan. FPB adalah angka terbesar yang bisa membagi habis semua bilangan yang dimaksud.Contoh:
Faktor dari 12: 1, 2, 3, 4, 6, 12
Faktor dari 18: 1, 2, 3, 6, 9, 18
Faktor persekutuan (yang sama) dari 12 dan 18 adalah 1, 2, 3, 6.
Faktor persekutuan terbesar (FPB) dari 12 dan 18 adalah 6.
Metode Mencari KPK dan FPB
Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk mencari KPK dan FPB. Untuk siswa kelas 4 SD, biasanya diajarkan dua metode utama:
- Mendaftar Kelipatan/Faktor: Metode ini cocok untuk bilangan-bilangan kecil. Kita mendaftar kelipatan atau faktor dari masing-masing bilangan hingga menemukan kelipatan/faktor persekutuan yang dicari.
- Menggunakan Pohon Faktor (Faktorisasi Prima): Metode ini lebih efisien untuk bilangan yang lebih besar. Melibatkan pemecahan bilangan menjadi faktor-faktor primanya.
Pembahasan Soal Latihan KPK dan FPB Kelas 4 SD
Mari kita mulai dengan beberapa contoh soal dan pembahasannya.
Soal 1 (KPK – Mendaftar Kelipatan)
Ani menjenguk nenek setiap 3 hari sekali. Budi menjenguk nenek setiap 4 hari sekali. Jika pada hari ini (Senin) mereka berdua menjenguk nenek bersama-sama, kapan mereka akan menjenguk nenek bersama-sama lagi?
Pembahasan:
Soal ini meminta kita mencari kapan Ani dan Budi akan bertemu lagi di rumah nenek. Ini berarti kita perlu mencari kelipatan persekutuan terkecil dari jarak kunjungan mereka.
- Jarak kunjungan Ani: 3 hari. Kelipatan dari 3 adalah: 3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, …
- Jarak kunjungan Budi: 4 hari. Kelipatan dari 4 adalah: 4, 8, 12, 16, 20, 24, …
Kita mencari kelipatan persekutuan terkecil dari 3 dan 4. Dari daftar kelipatan di atas, kelipatan persekutuan yang pertama muncul adalah 12.
Ini berarti, 12 hari setelah hari ini (Senin), mereka akan bertemu lagi di rumah nenek.
Jawaban: Mereka akan menjenguk nenek bersama-sama lagi 12 hari kemudian.
Soal 2 (FPB – Mendaftar Faktor)
Seorang guru memiliki 24 pensil merah dan 32 pensil biru. Guru tersebut ingin membagikan pensil-pensil tersebut ke dalam beberapa bingkisan dengan jumlah pensil merah dan biru yang sama di setiap bingkisan. Berapa jumlah bingkisan terbanyak yang bisa dibuat oleh guru tersebut?
Pembahasan:
Soal ini meminta kita mencari jumlah bingkisan terbanyak yang bisa dibuat, di mana setiap bingkisan memiliki jumlah pensil merah yang sama dan jumlah pensil biru yang sama. Ini adalah soal FPB. Kita perlu mencari faktor persekutuan terbesar dari jumlah pensil merah (24) dan jumlah pensil biru (32).
- Faktor dari 24: 1, 2, 3, 4, 6, 8, 12, 24
- Faktor dari 32: 1, 2, 4, 8, 16, 32
Faktor persekutuan dari 24 dan 32 adalah bilangan yang ada di kedua daftar faktor tersebut: 1, 2, 4, 8.
Faktor persekutuan terbesar (FPB) dari 24 dan 32 adalah 8.
Jumlah bingkisan terbanyak yang bisa dibuat adalah 8 bingkisan.
Dalam setiap bingkisan akan ada:
- Pensil merah: 24 / 8 = 3 pensil
- Pensil biru: 32 / 8 = 4 pensil
Jawaban: Jumlah bingkisan terbanyak yang bisa dibuat adalah 8 bingkisan.
Soal 3 (KPK – Pohon Faktor)
Cari KPK dari 12, 15, dan 18.
Pembahasan:
Kita akan menggunakan metode pohon faktor untuk mencari KPK dari ketiga bilangan ini.
-
Pohon Faktor 12:
12 / 2 6 / 2 3Faktorisasi prima dari 12 adalah 2 x 2 x 3 = 2² x 3
-
Pohon Faktor 15:
15 / 3 5Faktorisasi prima dari 15 adalah 3 x 5
-
Pohon Faktor 18:
18 / 2 9 / 3 3Faktorisasi prima dari 18 adalah 2 x 3 x 3 = 2 x 3²
Untuk mencari KPK, kita ambil semua faktor prima yang ada (2, 3, dan 5). Jika ada faktor prima yang sama, kita ambil pangkat tertingginya.
- Faktor 2: Muncul di 12 (2²) dan 18 (2¹). Ambil pangkat tertinggi: 2²
- Faktor 3: Muncul di 12 (3¹), 15 (3¹), dan 18 (3²). Ambil pangkat tertinggi: 3²
- Faktor 5: Muncul di 15 (5¹). Ambil pangkat tertinggi: 5¹
KPK = 2² x 3² x 5¹
KPK = 4 x 9 x 5
KPK = 36 x 5
KPK = 180
Jawaban: KPK dari 12, 15, dan 18 adalah 180.
Soal 4 (FPB – Pohon Faktor)
Cari FPB dari 30, 45, dan 60.
Pembahasan:
Kita akan menggunakan metode pohon faktor untuk mencari FPB dari ketiga bilangan ini.
-
Pohon Faktor 30:
30 / 2 15 / 3 5Faktorisasi prima dari 30 adalah 2 x 3 x 5
-
Pohon Faktor 45:
45 / 3 15 / 3 5Faktorisasi prima dari 45 adalah 3 x 3 x 5 = 3² x 5
-
Pohon Faktor 60:
60 / 2 30 / 2 15 / 3 5Faktorisasi prima dari 60 adalah 2 x 2 x 3 x 5 = 2² x 3 x 5
Untuk mencari FPB, kita hanya mengambil faktor prima yang sama di ketiga faktorisasi prima. Jika ada faktor prima yang sama, kita ambil pangkat terendahnya.
- Faktor 2: Muncul di 30 (2¹) dan 60 (2²), tetapi tidak di 45. Karena tidak ada di ketiga bilangan, maka 2 bukan bagian dari FPB.
- Faktor 3: Muncul di 30 (3¹), 45 (3²), dan 60 (3¹). Ambil pangkat terendah: 3¹
- Faktor 5: Muncul di 30 (5¹), 45 (5¹), dan 60 (5¹). Ambil pangkat terendah: 5¹
FPB = 3¹ x 5¹
FPB = 3 x 5
FPB = 15
Jawaban: FPB dari 30, 45, dan 60 adalah 15.
Soal 5 (KPK – Soal Cerita)
Doni berlatih sepak bola setiap 5 hari sekali. Bimo berlatih basket setiap 6 hari sekali. Jika mereka mulai berlatih pada hari yang sama, berapa hari lagi mereka akan berlatih pada hari yang sama?
Pembahasan:
Soal ini meminta kita mencari kapan Doni dan Bimo akan berlatih pada hari yang sama lagi. Ini adalah masalah KPK. Kita perlu mencari KPK dari 5 dan 6.
-
Metode Mendaftar Kelipatan:
- Kelipatan 5: 5, 10, 15, 20, 25, 30, 35, …
- Kelipatan 6: 6, 12, 18, 24, 30, 36, …
KPK dari 5 dan 6 adalah 30.
-
Metode Pohon Faktor:
- Faktorisasi prima 5: 5 (karena 5 adalah bilangan prima)
- Faktorisasi prima 6: 2 x 3
KPK = 2 x 3 x 5 = 30.
Jawaban: Mereka akan berlatih pada hari yang sama lagi dalam 30 hari.
Soal 6 (FPB – Soal Cerita)
Ibu memiliki 48 buah jeruk dan 60 buah apel. Ibu ingin memasukkan buah-buahan tersebut ke dalam beberapa keranjang. Setiap keranjang harus berisi jumlah jeruk yang sama dan jumlah apel yang sama. Berapa jumlah keranjang terbanyak yang bisa dibuat Ibu?
Pembahasan:
Soal ini meminta kita mencari jumlah keranjang terbanyak yang bisa dibuat, di mana setiap keranjang memiliki jumlah jeruk yang sama dan jumlah apel yang sama. Ini adalah masalah FPB. Kita perlu mencari FPB dari 48 dan 60.
-
Metode Mendaftar Faktor:
- Faktor 48: 1, 2, 3, 4, 6, 8, 12, 16, 24, 48
- Faktor 60: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 10, 12, 15, 20, 30, 60
Faktor persekutuan dari 48 dan 60 adalah: 1, 2, 3, 4, 6, 12.
FPB dari 48 dan 60 adalah 12.
-
Metode Pohon Faktor:
- Faktorisasi prima 48: 2 x 2 x 2 x 2 x 3 = 2⁴ x 3
- Faktorisasi prima 60: 2 x 2 x 3 x 5 = 2² x 3 x 5
Faktor prima yang sama adalah 2 dan 3. - Untuk faktor 2, pangkat terendah adalah 2² (dari 60).
- Untuk faktor 3, pangkat terendah adalah 3¹ (dari 48 dan 60).
FPB = 2² x 3¹ = 4 x 3 = 12.
Jawaban: Jumlah keranjang terbanyak yang bisa dibuat Ibu adalah 12 keranjang.
Tips Tambahan untuk Menguasai KPK dan FPB
- Pahami Konsepnya: Pastikan Anda benar-benar mengerti arti "kelipatan persekutuan terkecil" dan "faktor persekutuan terbesar". Jangan hanya menghafal cara.
- Latihan Rutin: Semakin sering berlatih, semakin terampil Anda dalam mencari KPK dan FPB. Coba berbagai jenis soal, baik yang langsung mencari KPK/FPB maupun yang berbentuk cerita.
- Kenali Kata Kunci: Dalam soal cerita, perhatikan kata kunci.
- Untuk KPK: "bersama-sama lagi", "bersamaan", "setiap", "kapan lagi".
- Untuk FPB: "sebanyak-banyaknya", "terbanyak", "jumlah yang sama", "dibagi habis".
- Gunakan Metode yang Paling Nyaman: Coba kedua metode (mendaftar dan pohon faktor). Jika Anda merasa lebih nyaman dengan salah satu, gunakan itu. Namun, penting juga untuk memahami keduanya karena terkadang satu metode lebih cocok untuk jenis soal tertentu.
- Periksa Kembali Jawaban: Setelah selesai mengerjakan, luangkan waktu untuk memeriksa kembali perhitungan Anda. Untuk soal cerita, pastikan jawaban Anda masuk akal dengan konteks soal.
Kesimpulan
KPK dan FPB adalah konsep matematika yang sangat penting bagi siswa kelas 4 SD. Dengan memahami definisinya, menguasai metode pencariannya, dan berlatih soal-soal secara rutin, siswa dapat mengatasi berbagai tantangan dalam materi ini. Soal-soal latihan yang dibahas dalam artikel ini mencakup berbagai tipe soal, mulai dari yang sederhana hingga yang berbentuk cerita, yang semuanya dilengkapi dengan penjelasan langkah demi langkah.
Dengan terus berlatih dan menerapkan tips yang diberikan, diharapkan siswa kelas 4 SD dapat meraih kemahiran dalam menyelesaikan soal-soal KPK dan FPB, yang pada gilirannya akan memperkuat fondasi mereka dalam pembelajaran matematika di jenjang selanjutnya. Ingatlah, matematika itu menyenangkan jika kita memahaminya!